Tutik Terkena Reruntuhan Tembok

LEMBANG, TRIBUN- Tutik (62), warga RT 05/05, Kampung Andir, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, terluka di bagian kepala dan kaki akibat terkena reruntuhan tembok kamar mandinya. Tembok dari batu bata itu runtuh setelah dihantam longsoran tanah yang berasal dari Bukit Pangjebolan, yang terletak di belakang rumahnya.

Menurut suami korban, Tatang Sutisna, korban terkena reruntuhan saat hendak berwudhu pada Rabu (24/3) sekitar pukul 18.30. “Saya sedang menonton acara televisi, tiba-tiba saja ada suara seperti gemuruh dan langsung merobohkan dinding dapur dan kamar mandi. Untungnya tidak menimbun rumah kami,” ujar Tatang, yang juga sebagai Ketua RT 05 ini saat ditemui, Kamis (25/3).

Ia menambahkan, pada saat kejadian, di rumahnya ada lima orang penghuni, termasuk dengan anak dan cucunya. Istrinya langsung diungsikan ke kediaman kerabat di Desa Pagarwangi, Kecamatan Lembang. Kepalanya harus dijahit akibat kejadian itu. Anak dan cucunya selamat.

Pria berusia 63 tahun ini mengatakan, longsor di Bukit Pangjebolan baru kali ini terjadi. Penyebabnya, bukit itu kini banyak ditanami sayuran, dan sebagian besar permukaan bukit sudah terlihat gundul. “Selain itu, Bukit Babakan, yang letaknya berdampingan dengan Bukit Pangjebolan juga mengancam warga karena sudah ada retakan,” katanya.

Bukit Babakan merupakan bukit yang digunakan bekas penggalian, yang beroperasi sekitar 1971 hingga 1982. Walaupun sudah tidak ada penggalian, tetapi bukit itu sudah nyaris habis dan membahayakan keselamatan warga. Kemarin, beberapa warga juga tampak mengikis puncak bukit, untuk meminimalisir longsor.

Ketua RW 05, Usep Supriatna menyebutkan, dengan adanya longsor itu, sebanyak 40 KK diungsikan.  “Karena permukaan tanah masih bergerak, kita ungsikan juga warga tiga RT, apalagi yang di dekat Bukit Babakan,” ujarnya. Ia juga menambahkan, akibat terjadi longsor ini, tiga rumah rusak parah, dan merusakkan enam kuburan keluarga.

Selain di Desa Gudang Kahuripan, longsor juga terjadi di Desa Cibodas. Masih di kecamatan yang sama. Longsor yang terjadi di RT 03/04, Kampung Cisarongge. Selain merusak delapan rumah warga, longsor ini juga menghancurkan tempat wisata Bougenville.

Menurut Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya, longsor itu merusakkan arena bermain, seperti flying fox, kolam ikan, dan taman bougenville. “Tidak ada korban. Tetapi sudah ada delapan KK yang kita ungsikan. Mereka harus pindah, karena tidak mungkin tinggal di sana lagi,” ujarnya.

Camat Lembang, Kusnindar menambahkan, semua desa di wilayahnya waspada longsor. Posko bencana pun didirikan di semua desa, untuk mengantisipasi penanganan bencana. “Yang paling utama itu adalah perekonomian masyarakat, seperti produk susu dan sayuran, yang harus tepat waktu didistribusikan,” ujarnya. Untuk membersihkan longsor di jalan, pihaknya berkoordinasi dengan pemadam kebakaran, agar menghilangkan tanah dari jalan dengan air. (zz)

sumber : http://www.tribunjabar.co.id/read/artikel/18215/tutik-terkena-reruntuhan-tembok

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.Tema: Esquire oleh Matthew Buchanan.

%d blogger menyukai ini: